CAKRALAMPUNG,TUBABA–Dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Lampung Ke-59 Tahun 2023 yang mengusung tema “Lampung Bersinergi, Lampung Berprestasi”, DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Senin (20/3/2023) yang berlangsung di Aula ruang sidang DPRD Tubaba.
Paripurna Istimewa DPRD Tubaba ini dipimpin langsung, Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho, ST, Wakil Ketua II Joko Kuncoro, S.I.Kom dan Pj. Bupati Tubaba Dr.Zaidirina, SE.,M.Si dan dihadiri oleh Dandim 0412/LU Letkol Inf. Andi Sultan.S.Pd., M.H, Kapolres Tubaba AKBP Ndaru Istimawan.S.IK, Kajari Tubaba, Sri Haryanto, SH.,MH,Sekdakab Tubaba Ir.Nopriwan Jaya, SP,
Sekwan DPRD Tubaba, Rudi Riansyah, SE.,MM, jajaran
Staf Ahli Bupati Tubaba, Kepala Pengadilan Agama Tubaba Fitri, S.Hi.,MH, Para Asisten I,II dan III Pemkab Tubaba, para Kepala OPD Pemkab Tubaba, para Kabag dan para Camat se-Tubaba.
Rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri oleh 12 anggota DPRD Tubaba, dan diikuti oleh Lurah dan Kepala Tiyuh se-Tubaba melalui pasilitas aplikasi Meeting zoom serta para jurnalis media.
Pj. Bupati Tubaba Zaidirina mengapresiasi DPRD Tubaba atas kerjasama yang harmonis dalam penyusunan anggaran, pengawasan dan kontrol kebijakan pemerintah daerah Tubaba selama ini. Hal ini disampaikannya saat membacakan sambutan Gubernur Lampung pada rapat Paripurna istimewa dimaksud.
” Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya mengucapkan selamat dan Dirgahayu kepada seluruh masyarakat Lampung. Sebagai ungkapan bahagia lahirnya Provinsi Lampung Tanggal 18 Maret 1964 yang lalu, yang pada tahun ini berusia 59 tahun,” kata Pj. Zaidirina.
Lebih lanjut dikatakannya, sebagaimana diketahui bahwa, Provinsi Lampung lahir dengan ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 1964 yang kemudian menjadi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1964. Peringatan HUT Provinsi Lampung ke-59 mengambil tema Lampung Bersinergi, Lampung Berprestasi.
” Syukur Alhamdulillah kita panjatkan, pasca pandemi Covid-19 secara cepat telah dikeluarkan Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Provinsi Lampung. Hal ini untuk keterpaduan dalam peningkatan kesadaran masyarakat, penanganan kerentanan sosial dan kerentanan ekonomi di daerah dengan melibatkan peran aktif masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Pj. Zaidirina menyampaikan kinerja penyelenggaraan pembangunan daerah selama tahun 2022 yang meliputi pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung sebesar 4,28% (year on year) dengan tingkat inflasi yang terjaga pada level 5,51%. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan II-2022 sebesar 9,12% (q to q) bahkan tercatat yang tertinggi di Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi ini ditopang oleh peningkatan produksi dan nilai tambah pada sektor pertanian yang memberikan kontribusi sebesar 28% terhadap PDRB. Untuk produksi padi Provinsi Lampung sebanyak 3,3 juta ton dengan produksi beras sebanyak 1,9 juta ton, setelah memenuhi angka konsumsi beras lokal sebanyak 700 ribu ton, sehingga Provinsi Lampung turut mendukung ketahanan pangan nasional.
Kondisi perekonomian tersebut berhasil menurunkan tingkat pengangguran terbuka sebesar 0,16% dan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan yang cukup signifikan dari 12,62% per Maret 2021 menjadi 11,44% per September 2022. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat mengalami peningkatan yang cukup berarti sebesar 70,45 yang berarti kini berada pada status tinggi yang sebelumnya sebesar 69,9.
Sementara ketimpangan pembangunan berdasarkan Indeks Gini terus menurun menjadi 0,313 dibandingkan tahun sebelumnya, serta berada di bawah angka nasional. Nilai tukar petani mencapai 104,3 dari target 102, 103. Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 8,88 dari target sebesar 6,915. Pemerintah Provinsi Lampung bersama anggota Dewan yang terhormat pada Tahun 2022 telah menyusun APBD Provinsi Lampung yang diarahkan untuk mempercepat recovery dampak Pandemi COVID-19 dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur, pertanian, dukungan pada UMKM, peningkatan sumber daya manusia dan belanja guna mempertebal jaring pengaman sosial.
Selanjutnya realisasi belanja APBD Provinsi Lampung tahun 2022 mencapai 97,25% menempati posisi tertinggi di Indonesia dengan didukung capaian realisasi pendapatan sebesar 100,68%.
” Alhamdulillah, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri,mengapresiasi dengan memberikan penghargaan sebagai Provinsi Terbaik peringkat pertama nasional Realisasi Belanja Daerah Tertinggi Tahun 2022 dalam Ajang APBD Award 2023, 2 hari yang lalu, Kamis 16 Maret 2023,” terangnya.
Pemerintah Provinsi Lampung juga memberikan apresiasi dan penghargaan Paritrana Award kepada pelaku usaha yang telah mendukung pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, pemberian penghargaan kepada POLDA Lampung atas penyelesaian tanah di Malangsari Lampung Selatan dan, BPBD atas penggagalan pengiriman TKI illegal.
Pemerintah Provinsi Lampung juga, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Ahli Waris Achmad Akuan atas penyerahan dokumen rekam jejak perjuangan Achmad Akuan Pahlawan Daerah Lampung kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dilestarikan. Ucapan apresiasi juga saya sampaikan kepada jajaran Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota juga seluruh stakeholders terkait atas kerjasama yang baik untuk pembangunan Provinsi Lampung.
” Selamat Hari Ulang Tahun ke-59 Provinsi Lampung. Mari Bersama Tingkatkan Sinergi dan Kolaborasi Demi Lampung Berprestasi untuk Lampung Berjaya. Semoga Allah SWT, Tuhan YME memberikan kekuatan, bimbingan dan perlindungan kepada kita sekalian dalam memajukan Daerah Lampung Sai Bumi Ruwa Jurai yang kita cintai dan banggakan,” pungkasnya.(Snr/Asf)



















