PESAWARAN

Dugaan Carut Marut Proyek SPAM di Kabupaten Pesawaran

Cakralampung.com – Fakta baru dan Kritik pedas disampaikan Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Saprudin Tanjung atas dugaan carut marutnya proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Pesawaran di 4 Desa  di Kecamatan Kedondong dan Way Khilau Kabupaten Pesawaran.

Proyek yang memakan anggaran dana Rp7 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat tahun 2022 tersebut, diduga ada setoran yang diminta oleh pihak dinas terkait atas instruksi Bupati, sehingga berdampak tidak profesionalnya dalam pelaksanaan proyek.

“Buruknya proyek Spam ini selain lantaran dikerjakan oleh orang – orang yang bukan ahlinya serta akibat kebijakan bupati yang dinilai salah, telah melakukan korupsi kewenangan juga ada dugaan kuat karena tingginya setoran yang diminta pihak dinas,” ucap Saprudin Tanjung, Senin (6/3).

Ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB), Saprudin Tanjung.

Lanjut Saprudin Tanjung, akibat dari hal tersebut dalam proses yang dilaksanakan tidak sesuai dengan ketentuan dan spek yang seharusnya.

“Kita lihat dengan nilai sebesar itu sudah sebelum di PHO, tidak dilakukan uji kelayakan air, itu juga galian pipa yang ada kedalamannya hanya 30 cm yang seharusnya 60 cm. Dan ditambah tidak adanya bak penampungan yang dibangun di 4 Desa yang ada, serta belum lagi secara teknis dan masih banyak sekali kesalahan yang terjadi di proyek ini,” tegas Tanjung.

Lebih jauh, Saprudin Tanjung mengatakan, pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa dan akan melaporkan permasalahan tersebut ke pihak yang berwenang, apabila permasalahan proyek SPAM tidak segera diselesaikan.

“Kami akan memberikan waktu satu minggu, dan apabila pekerjaan ini tidak juga diselesaikan, kami bersama warga akan melakukan aksi dan melaporkannya ke aparat penegak hukum,” tandasnya. (Egy/asf)

What's your reaction?

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.