LAMPUNG UTARA

Puluhan Ribu Penduduk Lampura Pindah Keluar Daerah

Cakralampung.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Utara (Lampura) mencatat lonjakan tajam angka warga yang memilih pindah domisili.

Data yang dihimpun menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Jika pada tahun 2024 angka perpindahan penduduk berada di angka 21.385 jiwa, setahun kemudian jumlahnya membengkak menjadi 27.606 jiwa.

Ironisnya, alasan utama di balik “perpindahan” ini adalah masalah klasik: sulitnya mencari lapangan pekerjaan.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Henny Yuliarsih tidak menampik bahwa ekonomi menjadi motor utama warga meninggalkan daerah asal.

“Biasanya karena pendidikan, pindah tugas, dan mencari lapangan pekerjaan di Provinsi luar atau Kabupaten lain,”ujar Henny saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).

Kenyataan pahit ini seolah menampar wajah Pemerintah Daerah, Meskipun Disdukcapil mengklaim ada pertumbuhan jumlah penduduk secara total (dari 675.626 jiwa menjadi 686.432 jiwa), namun angka perpindahan keluar yang mencapai puluhan ribu orang mencerminkan adanya ketidaknyamanan atau minimnya peluang hidup yang layak di dalam Kabupaten sendiri.

Lonjakan warga yang mencari peruntungan di Provinsi atau Kabupaten lain menjadi sinyal merah bagi iklim investasi dan ketersediaan lapangan kerja di Lampung Utara. Alih-alih mampu mengoptimalkan sumber daya manusia yang ada, Kabupaten ini justru “mengekspor” tenaga produktifnya ke luar Daerah.

Jika tren ini terus dibiarkan tanpa adanya terobosan lapangan kerja yang nyata, Lampung Utara terancam hanya akan menjadi “kota transit” atau tempat pensiun, sementara usia produktifnya habis bekerja oleh Daerah lain. (Yog)

What's your reaction?

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.